ANTARA ADA DAN TIADA
Pernahkah sobat mendengar kata diatas ? wih, tenang dulu. Saya bukan
menulis tentang horor ataupun sejenisnya yang gak jelas dan gak penting sama
sekali.. saya hanya menulis tentang perasaan seseorang yang sering kali berubah
pada seorang yang dia cinta.
Ngomong – ngomong masalah cinta nih sobb, ada yang sudah punya cinta
sejatinya gak ? hehehe atau masih jomblo...? kepo dikit deh, hehe ok sobb, punya ataupun belum punya cinta
sejati itu gak masalah, yang terpenting kita punya perasaan suka pada lain jenis
yang harus kita jaga sampai kapanpun.
Seseorang yang mengaku punya pacar, belum tentu punya perasaan cinta
sama pacarnya. Bisa jadi itu karena rasa iba ataupun pelampiasan. Tapi kalau
sudah ngomong soal perasaan, itu semua sulit dijelaskan dengan kata kata.
Termasuk juga perasaan cinta. Nah dalam hal ini saya punya cerita tentang
perasaan seseorang sama seorang gadis yang sangat cantik. Sayangnya perasaan
itu cepat datang dan cepat berlalu dan bisa diibaratkan seperti hantu yang
dalam kenyataan pandangan manusia itu berada antara nyata dan maya atau “antara
ada dan tiada” yang saya jadikan judul diatas..
Dia itu kenal sama seorang gadis cantik sejak pertama kali masuk sekolah
tingkat atas dan sejak mereka mos, mereka sudah akrab banget sehingga ada
ketertarikan dia untuk terus dekat sama
gadis itu dan bermaksud menjalin hubungan. Namun setelah dia sadar bahwa gadis
itu sudah punya pacar, akhirnya dengan susah payah dia berusaha melupakan dan
membuang perasaan itu. Dan setelah benar – benar melupakan perasaannya itu,
entah apa yang terjadi, kenyataannya perasaan itu kembali lagi hanya gara –
gara gadis yang dia suka itu mendekatinya. Dan setelah itu dia kembali berusaha
melupakan perasaan itu dengan segala upaya dan rasa sakit. Namun apalah daya, kenyataannya
perasaan itu kembali lagi dan kembali lagi meskipun berulangkali melupakannya.
Dia adalah orang yang bodoh untuk menjalin hubungan, tapi dia itu cerdas
menyembunyikan perasaannya dari siapapun. Nah gimana sobb ? apakah sobat salah
satu orang yang bodoh menjalin hubungan, atau seorang yang cerdas
menyembunyikan perasaan ? hayooo... ahihihi
Nah dari kisah cerita teman saya ini kita dapat mengambil hikmahnya nih
sobb. Mau tau gak apa hikmahnya ? wah,
sabar dong sobb. Kan ngetiknya juga lama ahihi, becanda dikit boleh kan
sobb.
Sobat dimanapun anda berada, ce
elah kaya penyiar aja. Haha. Ok deh ini dia hikmahnya. Cekidot
1. Jangan membohongi perasaanmu sedikitpun. Jika
suka ya bilang suka dan jika benci ya bilang benci. Masalah dia punya pacar
atau tidak nanti bakalan tau sendiri. Dan dia pasti mengerti sama keputusan
yang bakal dia ambil.
2. Jangan bangga dibilang cerdas ketika kamu
menyembunyikan suatu hal. Ya bisa jadi, perasaan yang kamu pendam rapat – rapat
bisa menjadi penyakit hati dan bisa membunuhmu. Hehe seperti lagu “Cinta Ini
Membunuhku” gitu sobb
3. Cobalah berani mengungkapkan perasaanmu dan
jangan putus harapan bila kamu ditolak.. cinta ditolak emang gak enak sih, hee
tapi cobalah pakai logikamu. Burung terbang dengan sayapnya, manusia berfikir
dengan otaknya. Buka matamu sobb, masih banyak orang lain yang lebih layak jadi
kekasihmu.
Gimana sobb.
Sudah ada pencerahan gak ? jadi gak usah
lah galau karena cinta. Masa depan kita masih panjang sobb. Daripada galau,
mending baca artikel karya Adi Surya Pradana, ya gak sobb. Hehe promosi dikit..
ok deh berhubung jari saya sudah pegel nih sob (maklum ngetiknya pake 11 jari
hehehe) sampai jumpa di tulisan saya yang lain ya sobb. Jangan kangen ya sobb
hehe ngarep deh J